Olly Undang Pemenang Nobel ke Sulut

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulut menyiapkan perhelatan Asian Science Camp (ASC) di 2018 mendatang.

Perhelatan internasional itu sudah disiapkan sejak jauh-jauh hari, lewat penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Sulut dengan Surya Institute, di Kantor DPRD Sulut, Jumat (18/8).

Sekilas menyangkut Asian Science Camp (ASC). Merupakan forum tahunan untuk pra perguruan tinggi dan mahasiswa yang bertujuan untuk mempromosikan diskusi dan kerjasama antar Asia siswa untuk kemajuan ilmu pengetahuan di kawasan Asia.

ASC pertama diadakan di Taipei pada 2007, dan kemudian diadakan di Bali (2008); Tsukuba Jepang (2009); Mumbai, India(2010), Daejeon, Korea Selatan (2011), Universitas Ibrani Yerusalem, Israel (2012).

Ide kamp tahunan ini diusulkan oleh Yuan Tseh Lee dan Masatoshi Koshiba pada tahun 2005. Gagasan Asian Science Camp diusulkan September 2005 setelah pertemuan tahunan Pemenang Nobel dan Mahasiswa Nobel di Lindau, Jerman oleh Profesor Yuan Tseh Lee (pemenang Nobel Kimia 1986) dari Chinese Taipei, dan Profesor Masatoshi Koshiba (pemenang Nobel Fisika 2002) dari Jepang.

Olly Dondokambey, Gubernur Sulut menyampaikan, MoU ini akan merealisasikan perhelatan science internasional di Sulut

Tak sekadar event science, ASC diproyeksikan mendongkrak pariwisata Sulut.

“Selain upaya peningkatan kualitas pendidikan daerah maupun nasional, juga dalam waktu bersamaan dapat mempromosikan potensi pariwisata daerah yang kita miliki bagi kalangan internasional, khususnya bagi kalangan pelajar di kawasan Asia,” tandasnya.

Sasaran utamanya yakni peningkatan kualitas pendidikan semakin baik

“Kita harus mampu mengimbangi atau bahkan bisa menjadi parameter bagi dunia pendidikan di kawasan regional dan internasional,” ujar Mantan Anggota DPR RI ini.

Penandatanganan nota kesepahaman itu itu dilakukan Surya Institute yang diwakili Prof Yohanes Surya, PhD selaku pendiri Yayasan.

“Kita berharap semua pihak sanggup melaksanakan hak dan tanggungjawab masing-masing sebagaimana yang telah diatur dalam perjanjian kerjasama dimaksud,” ujar Olly.

Sekilas menyangkut Proposal kerja sama tersebut, tujuannya untuk mencerahkan pemuda berbakat melalui diskusi dan dialog dengan ilmuwan terkemuka di dunia, dan mempromosikan persahabatan dan kerjasama internasional antara siswa muda terbaik generasi berikutnya di Asia.

Asian Science Camp akan mengundang selusin pemenang Nobel atau ilmuwan terkemuka dunia sebagai pembicara dan merancang sebuah program menarik untuk menarik semua peserta, termasuk sesi pleno, diskusi meja bundar, dialog master siswa, kompetisi poster kreatif, acara sosial dan kunjungan. (ryo)

Source: http://manado.tribunnews.com/2017/08/18/olly-undang-pemenang-nobel-ke-sulut.
Penulis: Ryo_Noor
Editor: Andrew_Pattymahu

Leave a Reply